Senin, 09 September 2013
Sabtu, 31 Agustus 2013
Selasa, 06 Agustus 2013
Batik dalam Lebaran
Banyumas
telah lama dikenal sebagai daerah potensial penghasil batik tulis tradisional
di Indonesia disamping Yogyakarta, Surakarta dan Pekalongan. Batik Banyumas
memiliki warna khas yaitu hitam dan keemasan. Warna keemasan ini diambil dari
nama banyu mas yang berarti air emas.
Beda
dengan batik dari Yogyakarta yang latarnya putih. Di Banyumas latarannya akan
menjadi lebih kuning karena penggunaan air dari Sungai Serayu yang membuat kain
mori yang digunakan lama-kelamaan berwarna kuning. Inilah yang membuat khas
dari batik Banyumas.
Lain
daerah, lain motif, lain pula maknanya. Batik Banyumas memiliki ada motif
Sidolungguh dan Sidoluhur yang merupakan motif sarimbit yang dikenakan sepasang
pengantin. Ada motif yang bermakna kesuburan dan ada pula Ayam Pugar yang
melambangkan kepahlawanan.
Ada motif
khusus yang berasal dari Banyumas yaitu perpaduan antara Solo dan Yogya. Yaitu
Parang Gondo Suli yang memiliki arti bunga kecil yang harum baunya. Dan Madu Bronto
atau kasih sayang yang semanis madu.
Pengrajin
batik Banyumasan membutuhkan sekitar 4 hingga 5 bulan untuk membuat selembar
kain batik tulis. Seperti yang dituturkan pengrajin batik banyumas di Batik
Mruyung, indahnya corak batik dan saratnya sejarah menjadikan batik Banyumas
penuh pesona. Batik Banyumas menjadi sesuatu yang menarik untuk terus
dilestarikan, sebagai warisan kain-kain tradisional kebanggaan tanah air.
Keluarga
kami merupakan salah satu dari sekian banyak keluarga yang menjadikan kain
batik menjadi seragam resmi kami dalam berbagai kesempatan. Terutama batik
Banyumasan karena kami asli Banyumasan. Ora
kepenak nek ora ngapak. Dan yang paling sering adalah untuk menyambut
Lebaran.
Tidak
ada pakem khusus yang mewajibkan setiap Lebaran harus ada baju baru. Kami pun tidak
setiap Lebaran memakai baju baru. Hanya seperti mulai membudidayakan memakai
batik selain setiap hari Jumat tapi juga setiap Lebaran.
Jika
selalu membeli baju baru untuk Lebaran makan yang terjadi adalah:
Kancane : “Kamu sudah tuku klambi bada belum?”
Nyong : “Belum, itu tokonya kebek sekali.”
Kancane : “Bokonge bakule saja gak katon.”
Tujuannya,
jangan tanya, ya buat eksis dong ^^.. Tujuan formalnya untuk mengeksiskan batik
dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.
Kain
batik memang menjadi pilihan banyak keluarga sebagai seragam spesial untuk
acara-acara tertentu. Busana menghadiri perkawinan, silaturahmi dan lain-lain.
Masyarakat
dapat memilih kain batik tulis atau batik cap. Motifnya juga beragam.
Tergantung selera dan kebutuhan. Diakuinya batik oleh dunia menjadikan
kedudukan batik masuk dalam keluarga kain tradisonal Indonesia mumpuni.
Memakai
kain batik dalam busana juga tetap ada aturan tidak tertulis layaknya jenis
kain lain. Kain batik yang bisa dibilang ‘rame’ oleh motifnya, tidak
membutuhkan banyak aksesoris pendukung. Agar tampak serasi, tips dari ibu saya
bisa diterapkan:
1. Untuk yang berkerudung, kenakan
kerudung dengan warna senada. Bisa memilih dari salah satu gradasi warna dalam
kain batik. Sebisa mungkin kerudung yang dipilih polos atau minim motif.
2.
Pemakaian kerudung juga sebisa
mungkin dengan model yang simple, denan tidak menggunakan terlalu banyak bros.
Disini kita terapkan, jika bajunya sudah ramai maka bagian lainnya pilih yang
simple. Sehingga penampilan lebih chic.
3.
Kenakan aksesoris dengan tema yang
sama.
4.
Pertimbangkan agar aksesoris tidak
terkesan berlebih. Karena justru membuat gaya terkesan berat.
Selesai
acara, tidak serta merta kain batik langsung dicuci. Apalagi untuk batik tulis.
Tidak hanya ibu saya si yang menganjurkan, karena banyak sumber juga yang
menganjurkan tips perawatan kain batik berikut.
1.
Hindari kotoran menempel pada kain
batik. Keringat yang berlebih, kotor kena tanah, ketumpahan minyak makanan. Atau
yang kotor ketumpahan cat. Saya menyarankan untuk joging memakai baju batik.
2.
Jika dalam suatu keadaan kain
batik terpaksa terkena kotoran yang bandel, maka hal pertama yang dilakukan
adalah JANGAN PANIK. Tarik nafas dan
berusaha tetap tenang.
3.
Bersihkan kotoran yang menempel
pada kain batik. Ingat. Hanya pada bagian yang terkena kotoran. Jangan disikat
dengan sikat cucian. Ambil SIKAT GIGI
BEKAS, sikat perlahan dengan air dan SHAMPO.
Kemudian keringkan.
4.
Jika merasa ingin mencuci kain
batik maka yang dilakukan adalah tidak merendamnya dalam DETERJEN. Jangan sekali-kali melakukan hal tersebut. Karena warna
kain batik tidak akan tahan lama jika sering direndam dengan deterjen. Tidak
cuma batik tulis tapi juga untuk batik cap.
5.
Ambil lerak. Jika perlu sediakan
lerak di rumah. Rendaman lerak yang biasa digunakan orang jaman dulu untuk
mencuci kain tidakakan melunturkan warna asli kain batik. Jika lerak habis atau
tidak ada yang jual lerak maka anda bisa gunakan shampo. Kenapa shampo? Karena
shampo lebih ringan daripada deterjen. Makanya untuk keramas pakailah shampo
bukan deterjen.
6.
Ketika mencuci juga jangan disikat
dengan keras. Apalagi dengan sikat cucian. Cukup dikucek dalam rendaman.
7.
Proses pengeringan juga jangan
diletakkan pada tempat yang kena sinar matahari langsung. Cukup
diangin-anginkan. Istilahnya bisa njepluk
jika diletakkan di tempat yang kena sinar matahari langsung.
8.
Setelah kering, jangan menyetrika
dengan dalam suhu paling panas. Panas secukupnya untuk melicinkan kain
tersebut.
9.
Penyimpanan dengan menggunakan rempah
cengkih dan pala untuk menghindari serangga. Sebaiknya hindari kamper karena
akan merusak kualitas kain.
Tips
tersebut yang ibu saya lakukan. Dan banyak unsur kesubjektifan disini. Silahkan
jika ingin mencoba.
Minal
aidzin wal faidzin. Ngapurane ya ^^
Note:
Banyu mas : air emas
Ora kepenak nek ora ngapak : tidak nyaman jika tidak bicara ngapak
(dialek khas Banyumas)
tuku klambi bada : beli baju Lebaran
Nyong : saya
kebek : penuh
Kancane : teman
Bokonge bakule saja gak katon :
pantatnya tidak kelihatan
njepluk : kusam
ngapurane : maaf
Selasa, 16 Juli 2013
B E D A
"Dulu
sewaktu kecil sebab menangis karena ingin membeli mainan rumah. Sekarang sebab
menangis karena tidak bisa merancang rumah."
- Tweeted from April 12, 2012
Saya
sekarang berusia 20-an dan selayaknya manusia normal saya
juga pernah merasakan kecil. Pliiiss deh tidak ada sejarah sampai sekarang yang
menyebutkan bahwa manusia lahir langsung memakai jas dan siap kerja. Jadi aneh
ya mbayanginnya -.-"
Teringat
sejenak dulu waktu usia masih terbilang sangat muda, pernah menangis keras
karena Ibu dan Bapak tidak mau membelikan saya mainan rumah-rumahan yang gedhe.
Pikir saya waktu itu hanyalah 'saya ingin itu dan saya ingin menunjukkannya
kepada teman-teman saya'. Saya tidak memikirkan untuk apa saya membeli mainan
itu dan harus diapakan sesudahnya mainan yang menguras dompet begitu banyak.
Sedikit memalukan memang ketika harus mengingat masa ingusan saya waktu itu.
Dan
sekarang waktu sudah berjalan 15 tahun lamanya. Mainan rumah yang dulu sempat
saya inginkan tetap tidak kebeli. Saya tidak tahu bagaimana nasib mainan
rumah itu sekarang atau jangan-jangan sudah dibeli sama Agung Podomoro Group.
Oke salah fokus.
Sekarang
saya masih tetap menangis. Ya tetap menangis karena sebab masalah rumah. Kali
ini beda, saya kuliah di Teknik. Teknik Sipil tepatnya dan tentu saja tidak
jauh dengan rumah. Saya harus mengerti betul bagaimana cara membangun rumah,
merancang, memperhitungkan, dan mem yang laen-laennya karena sedikit saja luput
dari mata saya tidak hanya saya saja yang menangis. Saya harus menerima segala
tanggung jawab kuliah di sini. Waktunya untuk serius memandang ke depan dan
semuanya.
Beda
memang jika membandingkan waktu itu.
Dulu
masih belom mengerti definisi beban itu apa, sekarang beban sudah terpikul
untuk dipenuhi. Ya seorang pria tidak pernah lepas dari beban. Sudah saatnya
menuju pendewasaan yang diibaratkan sebuah rumah. "Jika pondasi kuat,
rumah akan tetap tegar meskipun mendapat bencana."
Tulisan
tersebut saya ambil dari blognya Mas Hawin. Komik dari Solo yang
pernah ngomik di Blasta Cafe Purwokerto awal 2012 lalu.Berhubung akyu masih cetek keilmuan teknik :p
Jumat, 21 Juni 2013
Mau Lo, Rebutan Diskon ama Zombie?
Diantara tiga yaitu Evil Dead, hijaber sama game. Hijaber entar
entar ajalah. Kalo Evil
Dead males
banget ngreviewnya. Maksud saya, ini Evil Dead! Siapa diantara kalian yang ga tau
sinopsisnya? Evil Dead
itu salah satu mahakarya cinema dengan pengikut fanatik terbanyak di dunia,
juga salah satu benchmark genre
horror paling influensial.
Filmnya Sam Raimi ini kalo dibahas lagi
cuma nambah referensi review Evil Dead yang udah banyak banget di internet.
Ngulang ini cuma bakal ngebuang-buang waktu semua orang.
Dan saya ga heran kalo
Evil Dead punya puluhan referensi, homage,
tribut, easter-eggs, apapun namanya
dalam berbagai variasi bentuk, , juga ukuran pada film orisinilnya sama
sekali ngga mengejutkan buat siapa-siapa. Dan nonton Evil Dead akan jauh lebih
menyenangkan daripada baca review saya ini.
Game ajah. Kayanya bakal absurd. Senangnya ada narasumber yang
tepat dan mau dipaksa ditanyain macem-macem.
![]() |
| asik ya main Grid make ini :p |
Menarik, karena PC saya rusak dan
gak mungkin mau ngegame make laptop. -__- Bisa jebol. PC atau personal computer merupakan salah satu platform gaming. Ada juga konsol kaya
XBOX, PS3, Nintendo, Wii, gameboy. Saya pilih buat ngebahas PC.
PC memang diakui platform yang paling dinamis. Dan buat
yang gamer sejati kebanyakan memang pake PC buat main. Beda sama konsol ataupun
handheld dari beragam produsen yang
tidak dapat diiganggu gugat. Istilahnya, kamu beli kaya gitu ya tinggal pake.
Gamer
PC selalu punya pilihan buat memperkuat senjata mereka dengan komponen baru
yang lebih kuat. Hasilnya? PC mampu beradaptasi dengan teknologi perangkat
lunak yang dikeluarkan oleh developer.
Menawarkan
visualisasi yang realistis atau gambarnya mendekati kehidupan nyata. PC
memiliki grafis yang lebih maksimal. Sifat dinamis PC ini yang menggiurkan.
Teknologi terbaru mampu menciptakan sebuah simulasi dunia nyata yang tidak bias
mungkin diterapkan dengan teknologi sebelumnya.
Salah
satunya VGA (video grapich card)
keluaran NVIDIA Ge Force. Benda yang dipasang di motherboard ini digunakan untuk memperhalus setiap detail-detail
grafis. Terutama untuk game-game berat. Keluaran NVIDIA selain Ge Force ada Quadro
dan Tesla yang digunakan oleh desainer grafis, arsitek atau insinyur-insinyur
gambar. *istilahnya lho insinyur gambar -.-
![]() |
| Ge Force keluaran NVIDIA |
Ge
Force ada berbagai seri. Dan harganya mulai 200 ribuan sampe 100 jutaan. Dan
jangan harap make harga murah buat game berat.
Nah,
inilah salah satu kelemahan dari PC. Dibandingkan dengan konsol yang tinggal
pakai. Potensinya untuk tumbuh dan beradaptasi dengan game-game keluaran
terkini sangat bergantung pada kelas komponen seperti yang digunakan oleh gamer.
Sehingga pertama yang harus dipenuhi adalah spesifikasi minimal sehingga gamer
dapat memainkan sebuah game PC.
Gamer
harus mencari formula yang paling tepat untuk memastikan game mereka berjalan
dalam kualitas terbaik. Kompleksitas perangkat dan setting. Mengambil istilah:
untuk menikmati wahana atau menikmati game dengan kualitas grafis dan
kenyamanan harus make hardware
kualitas terbaik.
![]() |
| Kekuatanpara gamer |
Pertanyaannya
kini, bagaimana caranya mencari setting terbaik? Sebuah optimalisasi komponen
untuk memastikan game berjalan dalam perfoma paling maksimal? Tujuan seorang
gamer adalah menyeimbangkan kualitas visualisasi dan kenyamanan bermain dalam
satu rangkaian pengalaman bermain yang sama.
Analoginya
Bang Oma Irama si ksatria bergitar. Menggabungkan sound sama cara mainnya gitaris Deep Purple (Ritchie Blackmore)
yang ngerock ke dalam irama melayu+gendang+seruling. Pengadopsian ide
yang membuat kita menggoyangkan kepala saat dia berdendang: Judi!
teeeeeeeeeeeeettt! *ok, lupakan analogi ngawur tersebut
Dalam obrolan dengan dua gamer yang
saya temui, memperlihatkan mereka memiliki cara tersendiri. Dedy Afrengky ini
mengaku sudah tidak lagi bermain game. Aktif waktu masih kuliah. Waktu jamannya Stronghole Crusader, dia ngaku bisa berhari-hari main game.
![]() |
| Stronghole Crussader |
Dia mengakui bahwa imbas dari
bermain game tidak positif. Sempat menghabiskan 9,2 juta untuk merakit
PC khusus game. Jumlah yang besar kala itu. Dan yang tersisa sekarang adalah hardisk Seagate barracuda 40 giga (ini tulisannya bener gak?). Hardisk tertinggi kala itu. Dimana
rekan-rekannya masih menggunakan hardisk
kapasitas 8 giga. Dengan computer Pentium II, dia sampe ngebeli motherboard khusus computer server.
Bapak beranak satu ini mengatakan kalo
kebanyakan motherboard kala itu hanya
ada 2-3 slot yang bisa dipasang VGA dan sebagainya. Dia punya 9 slot. *sangaaaaar
Ini digunakan karena server komputernya
kerja super berat. Dua kali beli komputer dan dengan spesifikasi yang sama
*bayangkan sendiri
Dan sedihnya (atau lebih tepat
untungnya) computer pertamanya hanya bertahan 1,5 tahun. Coffemix. Ya, jebolnya
si PC kesayangan itu karena ketumpahan coffemix seharga 1500. Menelan korban
jiwa sang motherboard dan processor. Sementara VGA, hardisk dan perangkat lainnya selamat.
“Jan
njeblug padahal.. ampe listrik kos anjlok ko,” ujarnya.
Sementara Ali Ibrahim memilih Ge
Force seri GTX 460 keluaran MSI, yang dipakai sejak kuliah ini dibandrol dengan
harga 2,5 juta. Total 12 juta untuk membangun PC impiannya. Meski merogoh kocek
dalam, gamer ini mengaku puas memaki VGA ini. Dalam hardisk dengan kapsitas 800
GB dan dengan resolusi 1366 x 768, dia menikmati keindahan dan game playernya
dalam settingan ini.
![]() |
| 12 juta * -__-" |
Baginya setiap game itu memiliki
keunikan dan ciri khas. Sehingga baginya tidak ada game yang paling asyik. Relatif.
Karena yang dicari dari seorang gamer adalah kepuasan. Ada banyak yang sudah
dicobanya dari berbagai genre missal Call of Duty, Crysis, Diablo 3, Sleeping
Dogs, Company of Heroes, Assasins Creed, Shift dan masih banyak lagi.
Gamer sejak kuliah ini tengah main
dari genre Racing yaitu Grid 2 yang baru rilis 28 Mei lalu. Setau saya game
keluaran Codemaster ini butuh spesifikasi
atau persyaratan sistem komputer yang cukup tinggi, karena memang grafis game
sangat baik.
![]() |
| Grid 2 |
Game
dengan misi balapan mobil yang dinamakan World Series Racing (WSR) ini, memang sudah lama ditunggunya sejak kemunculan
pertamanya di 2008 silam. Pembalap yang ikut dituntut
untukmeningkatkan popularitas WSR. Dilakukan dengan mengikuti berbagai event
balapan yang ada dalam game ini.
Dengan kelebihan
grafis yang lebih baik,scoring suara tabrakan yang lebih nyata begitu pula
kerusakan mobil apabila tabrakan, track yang lebih banyak serta pilihan mobil. Ali
menyarankan bagi gamers pecinta
game racing dan
ingin merasakan serunya balapan dengan gamers lain secara online dalam
multiplayer mode, tidak ada salahnya untuk memainkan Grid 2.
Mungkin ada pertanyaan kenapa game itu identik
dengan cowo? Sebenarnya banyak gamers yang juga cewe. Bagi saya si ini masalah
edukasi konsumen. Dimana pembuat game itu sepertinya memang sudah mensegmenkan game
itu buat cowo dan belanja itu buat cewe. Pembuat game melihat hal itu sebagai
tantangan. Terutama kesenangan bertualang dan berimajinasi.
![]() |
| Land of The Dead *yeah |
Bisa dihitung dengan jari game yang dibuat untuk
cewe. Dalam hal ini game PC. Saya sendiri lebih suka main survival horror. Kaya
Land of The Dead. Saya yang fans fanatic zombie ini mengakui zombie salah
satu karakter paling menakutkan di dunia. Terwujud melalui game genre First Person Shooter (FPS) ini
meski ada Resident Evil.
Bayangkan sedang jalan di tengah ladang jagung di
tengah malam dikejutkan dengan kemunculan zombie dari berbagi sudut. Ditambah dengan
sudut pandang FPS, pemain dipaksa untuk menatap langsung zombie yang
berkeliaran yang tujuannya satu membunuh dan memangsa!
Dari sekian banyak game itu memunculkan pernyataan tidak langsung bahwa game identik dengan cowo. Meski ada cewe
yang suka main game, game yang benar-benar khusus dibuat untuk cewe tidak
banyak berhasil membuat banyak cewe tertarik. Paling dari game di media social
seperti Facebook.
Sebenarnya saya berpikir kalau game untuk cewe
itu lebih mengerikan jika memang dibuat sesuai dengan kehidupan cewe-cewe. Jangan
sampe ada game yang inti ceritanya itu morotin pacar atau game dengan misi
menyingkirkan rival penyuka cowo yang sama. Waduh apalagi ada game arisan, make
up atau dengan misi ngedapetin diskon di mall ketika ada big sale.
Bayangkan adegannya jambak-jambakan. Antara cewe kurus, ibu-ibu gendut, cewe berhak tinggi 12 centimeter. Dan senjata yang mereka gunain adalah M-16 yang tetep bisa digunain meski abis direndem semaleman. Abis itu ada adegan gigit-gigitan. Dan mereka berubah jadi zombie atu-atu *asli serem banget
Memang si ada game yang misinya memanajemen uang untuk
belanja. Tapi saya yakin, acewe yang mainin malah nangis darah. Bayangin banyak
barang bagus tapi cuma di game dan itu virtual, n akagak asli.
Yak cukup sekian, kapan-kapan saya cerita game
lagi..
PS: Silahkan klik nama-nama narsumber saya untuk mengetahui lebih banyak *ketawa lebar
Lagi! Ketagihan Short-Movie...
Lagi
heboh film Mama. Setelah di tonton ternyata biasa aja. Saya pribadi masih lebih
asyik nonton versi aslinya yang merupakan film pendek. Meski Mama versi panjang
merupakan karya Guillermo Del Toro.
Versi
pendek karya Andres Muschietti ini lebih membuat saya parno. Judulnya boleh
pendek dan durasinya tidak lebih dari tiga menit.
Melihat
Mama, tampaknya manjangin film pendek menjadi salah satu pilihan di dunia
perfilman. Ambil contoh Saw. Kini sudah seri ke tujuh. Dimana di seri ketujuh
yang rilis 2010 ini diembel-embeli 3D. Banyak pihak yang terkejut dengan
kesuksesan Saw, yang didapuk menjadi film horror paling kuat sepanjang 10
tahun.
Fanbase Saw sudah tahu bahwa
Saw merupakan pengembangan film berjudul sama dengan durasi 9 menit 30 detik! Bayangkan, dari cuma 9,5 menit, berkembang
menjadi 540 menit (dengan asumsi 1 seri = 90 menit). Materi asli ini
disebut Saw 0,5.
Bagi
yang belum nonton Saw. Ini film genre gory atau slasher. Dimana inti ceritanya
adalah tokoh Jigsaw yang suka menyiksa orang dengan alat siksaan yang susah
dimasukkan dalam akal sehat. Jalan cerita yang sebenarnya tidak menentu dan
menjual kesadisan serta banjir darah. HOAKK….!!
Buat
saya si nonton Saw sudah berhasil memperkosa rasa kemanusiaan, batin seolah
terkoyak. Yah emang orang lain tidak akan pernah mengerti dan tahu apa rasanya
pahit, walau mereka selalu berkata kaya orang yang paling tahu dan mengerti.
Bagi saya Saw mampu menampar mereka yang suka sok tahu… yang pada akhirnya
hanya bisa diam. Dalam artian mati.
Jangan
lupakan “Katasumi” atau “In A Corner”. Film yang disutradarai oleh Takashi Shimizu
adalah debut kemunculan pertama kali hantu Kayako yang legendaris itu. Jadi saya
pun berkesimpulan bahwa seri Ju-On juga berawal dari film pendek. Dimana dalam Ju-On sangat tenang,
sepi tak banyak scoring tapi itulah
letak keseraman film ini. Penampakan Kayako,
Toshio yang hanya dibalut muka putih diletakkan pas oleh Shimizu sehingga
membuat film ini film horror Jepang terseram.
Pekerjaan
yang tidak mudah. Layaknya seorang gamer harus mampu mencari formula yang tepat
antara kompleksitas perangkat dan setting. Pengadaptasian film pendek menjadi
film panjang harus dicari formula yang tepat antara sisi psikis maupun fisik.
Sang sutradara harus mampu menghadirkan sesuatu yang
kokoh, meyakinkan serta memuaskan. Film
pendek mempunyai cerita yang tegas, kuat karena langsung kepada poinnya.
Sehingga naskah menjadi penting dalam hal ini. Sang sutradara harus percaya
diri. Namun jangan berlebihan. Menghadapi sesuatu yang berlebihan malah bikin
capek kan? *tiba-tiba keinget sering diomong masih bocah -_____-
Cekdisot!! Banyak yang harus maksimalkan agar
kinerjanya makin sempurna. Seperti budget kaya kesuksesan District 9. Dengan
dana kurang dari $40 juta film tersebut berhasil meraup pendapatan kotor lebih
dari 6 kali lipat biaya produksi. Film pengembangan dari film pendek berjudul
Alive in Joburg (2005) yang disutradarai
oleh Neill Blomkamp dan diproduseri Sharlto Copley.
Selain itu ada pemilihan pemain serta lain-lain yang
perlu diperlukan dalam film. Jangan ketinggalan, fanbase dari film asli yang
notabene juga akan menjadi penentu film tersebut.
Dari dalam negeri saya suka Siksa Kubur. Joko Anwar mampu
menghadirkan silent terror yang
membuat saya menekan tombol pause. Dan masih banyak ratusan ide film pendek
yang layak di perlakukan sebagai pilot
project. Daripada melulu menghadirkan kuntil, pocong, dada dan paha serta
humor yang (maunya) lucu.
Sedangkan dari genre cinta-cintaan (hialah preet)
saya masih belum nemu film yang mampu ngebuat saya termehek-mehek. Kalau udah
urusan sayang-sayangan sebenarnya saya paling malas nulisnya. Tapi liat
postingan awal-awal blog saya. Buahaha makan omongan sendiri. Daripada panjang
lebar, saya punya beberapa referensi film pendek rasa cinta (gombal).
Lavatory, Lovestory (2007). Film nominasi
Oscar kategori Best Animated
Short Film ini bercerita tentang cinta yang datang tanpa pernah kita sangka-sangka. Love is always close to you, you have to be able to see it.
Ketika cinta menghampiri
rasanya bertaman-taman. Perasaan 1000 kali lipat dari berbunga-bunga.
Kedua, I’m Here. Oke, maksa
karena yang ini robot. Yap, cinta pertama saya adalah robot gundam versi OO
yang hanya bias saya lihat di tipi. Haha oke lupakan..
Spike Jonze sukses
mengiris-ngiris hati dalam filmnya ini. Tema cinta tidak akan pernah
habis-habisnya. Tak peduli seberapa klisenya tema tersebut. Cerita cinta
konvensional, pria wanita bertemu lalu jatuh cinta. Tentang pahit manisnya
cinta serta arti sebuah pengorbanan tanpa batas bagi orang yang kita sayangi. Cerita
cinta dua robot humanoid yang hidup dalam dunia dimana manusia dan robot hidup
berdampingan.
Sheldon yang diperankan oleh Spiderman eh maksudnya Andrew Garfield
bertemu dengan Francesca dimainkan oleh Sienna
Guillory. Karakter keduanya yang bertolak belakang. Dimana Sheldon terkesan
pendiam sementara Francesca yang menyenangkan namun juga sangat ceroboh.
Selama 30 menit, kita akan
dibawa melihat kisah cinta normal dari kehidupan unik yang manis namun
menyentuh.
Settingnya sederhana,
adem dilihat dan yang penting itu robot yang main (ketawa setan). Endingnya pun
bias ditebak tapi film ini enak banget buat ditonton meski temanya cinta -.-. Enjoy
the short ro-bo-mantic tale!
Lanjut,
cintanya para pemalu. Post-It Love. Suka dengan teman sekantor itu bagaimana
cara menyatakannya itu yang harus dipikirkan.
Selama
3 menit 2 detik ini, kita melihat sepasang rekan kantor yang tertarik satu sama
lain. Pembicaraan mereka pun dimulai melalui rangkaian Post-It yang dibentuk
menjadi gambar.
Digambarkan
dengan sederhana. Kadang cinta dimulai sesederhana saling pandang. Mata ketemu
mata, rasanya aja udah bahagia banget apalagi kalau direspon *kedip-kedip
Serius, sekali-sekali dengarkan
apa yang dibisikkan hati, sebelum nanti malah menyesal karena pernah menghiraukan
hati. Ah sudahlah, biasanya kalau sudah ngomong soal cinta, saya pun
ujung-ujungnya curhat, ha-ha-ha!! jadi lebih baik saya ngacir sekarang, sebelum
mulai nulis yang tidak-tidak. Enjoy!
Langganan:
Postingan (Atom)















